Sugeng Rawuh Dateng Blog KIM Kelurahan Kandangan
Tampilkan postingan dengan label UMKM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UMKM. Tampilkan semua postingan

WARGA RAMAI-RAMAI GERUDUG GEDUNG PANDANSARI


Kandangan_Sedekah Bumi adalah suatu kegiatan upacara adat di daerah pedesaan, yang berupa prosesi seserahan hasil pertanian dari masyarakat kepada alam, upacara ini biasanya ditandai dengan pesta rakyat dan hiburan yang dilaksanakan di balai desa atau di lahan pertanian, serta tempat-tempat yang dianggap sakral oleh warga. upacara seperti ini sudah berlangsung turun termurun dari para pendahulu kita, dan sudah berkembang di Nusantara, khususnya di wilayah yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani.

Pada akhir bulan oktober tahun 2022, warga RW.01 Kel.Kandangan Kec.Benowo melaksanakan serangkaian kegiatan Sedekah Bumi yang dilaksanakan mulai hari jum’at – minggu (28 - 30 oktober 2022), adapun kegiatan tersebut meliputi sebagai berikut :

  v  Jum’at, 28 oktober 2022 :

  • Pengajian dan Sholawat, yang diisi oleh Ibu Nyai Hj. Nurul Abidah dari Pasuruan Jatim, dengan diiringi oleh Musik Gamelan Pandansari.

  v  Sabtu, 29 oktober 2022 :

  • Wayang Kulit, yang dimainkan oleh dalang Ki Panjul Kasranto, dengan iringan Campursari / Karawitan Punjul Laras.

  v  Minggu, 30 oktober 2022 :

  • Santunan anak Yatim Piatu dan Ritual Gunungan atau Tumpengan Rukun Warga 01.
  • Ludruk dan Campursari RRI, dengan MC Cak Pendik.

Dari beberapa serangkaian kegiatan tersebut diatas semua dilaksanakan di Gedung Pandasari, dan seluruh warga sangat senang sekali dengan hiburan yang ada, karena selama beberapa tahun belakangan warga tidak bisa melaksanakan bermacam kegiatan karena pandemi covid-19.

ketua rw.01 memberikan hadiah kepada penari remo

Minggu, 30 oktober 2022 merupakan puncak acara kegiatan Sedekah Bumi bagi warga Kel.Kandangan khususnya Rukun Warga 01 yang di pimpin oleh Abah Timbul sekaligus sesepuh warga Kel.Kandangan, “disela-sela acara tersebut abah Timbul berharap kepada seluruh pemuda sebagai generasi penerus bangsa, jangan sampai tradisi atau uri-uri budaya luntur tergerus oleh kemajuan zaman, dan para pemuda harus bisa melestarikan peninggalan sejarah para leluhur”.

lurah kandangan bersama ketua rw.01 & staf
mendampingi anggota dprd kota surabaya melihat gunungan 

Dalam gelaran acara hari minggu, 30 oktober 2022 tersebut dihadiri para undangan diantaranya :

  • Anggota DPRD Kota Surabaya.
  • Bapak Camat Benowo (Dr. DENNY CHRISTUPEL TUPAMAHU, AP, S.H, SE.M.Si, M.H, M.Psi)
  • Lurah Kandangan (Mualim, SE).
  • Kapolsek Benowo (Enny Prihatin R, S.Sos., M.Hum).
  • Danramil Benowo (Agung Setyo Budi, ST).
  • LPMK Kel.Kandangan.
  • Selurh Ketua RT Wilayah RW.01.
  • Kader PKK Wilayah RW.01.

Setelah acara ritual gunungan atau tumpeng dilaksanakan, semua gunungan diperebutkan oleh warga yang hadir dan dilanjutkan dengan hiburan kesenian kuda lumping. Semoga acara seperti tersebut diatas bisa membawa manfaat bagi warga sekitar khususnya pelaku UMKM warga Kel.Kandangan Kec.Benowo….salam informasi @kimkandangansejahtera.



KAMPUNG SENI KLAKAHREJO EKS LOKALISASI

Klakahrejo_Seni atau kesenian merupakan suatu keahlian seseorang dalam bidang membuat karya yang sangat bermutu, dan tidak semua orang bisa untuk membuat karya  seni seperti yang kita harapkan, terlebih seperti membuat lukisan, patung dll, seni sendiri memiliki beberapa jenis antara lain : 

  1. Seni Rupa
  2. Seni Grafis
  3. Seni Lukis
  4. Seni Pertunjukkan.

Masih diseputaran Wilayah Surabaya Barat, Kecamatan Benowo - Kelurahan Kandangan, tepatnya di desa Klakahrejo RW.09, dimana Klakahrejo dulu merupakan suatu perkampungan yang sangat ramai dan penuh hiburan, Klakahrejo dahulu mempunyai sebutan kampung esek-esek Moroseneng, kenapa Klakahrejo disebut dengan nama kampung esek-esek? Karena Klakahrejo dulu merupakan daerah lokalisasi prostitusi seperti halnya dengan Dolly dan Tambak Asri (kermil), dahulu sebelum lokalisasi di tutup oleh Pemerintah Kota Surabaya di era Pimpinan Ibu Tri Rismaharini, Klakahrejo tidak pernah sepi dari hiburan dan perekonomian warga sangatlah lancar dan bisa dibilang tidak pernah kekurangan, karena untuk  mencari pundi-pundi rupiah sangatlah mudah, dari menjual makanan ringan keliling untuk tambul orang-orang yang sedang minum-minuman keras, menyemir sepatu, mengamen dll.

klakahrejo tempo dulu

Dahulu di Klakahrejo group kesenian musik banyak sekali, dari kesenian musik dangdut sampai musik gamelan semua ada, walaupun perekonomian warga waktu itu tidak mengalami kendala, namun untuk segi Pendidikan bagi anak sangatlah tidak bagus, terutama buat anak-anak yang usianya masih sangat muda, karena tiap hari anak-anak disuguhkan dengan pemandangan atau tontonan yang seharusnya tontonan tersebut untuk kalangan orang dewasa, contoh seperti orang yang lagi meminum-minuman keras, banyaknya perempuan-perempuan yang memakai baju sangat minim, dan masih banyak lagi perbuatan maksiat lainya.

lampu hias layang-layang karya seni warga kampung seni

Seiring dengan berjalannya waktu, kurang lebih tahun 2013 Pemerintah Kota Surabaya resmi menutup Lokasisasi Klakahrejo dan melarang segala kegiatan prostitusi dan rumah karaoke, praktis hal tersebut membuat sebagian warga Klakahrejo merasa syok terutama bagi warga yang menggantungkan hidupnya hanya mengandalkan berdagang dan menjadi mucikari, karena secara tidak langsung akan berimbas terhadap perekonomian mereka, walaupun Pemerintah Kota Surabaya telah memberikan kopensasi kepada warga yang terdampak langsung oleh penutupan lokasi tersebut, diawal-awal penutupan lokalisai banyak sekali pertentangan dari warga terhadap kebijakan Pemerintah Kota Surabaya hingga menebar teror yang intinya tidak setuju jika lokalisasi Klakahrejo ditutup, walaupun banyak pertentangan dan banyak teror dari sebagian warga, namun Pemerintah Kota Surabaya tetap saja menutup lokalisasi Klakahrejo.

lurah kandangan kaos hitam, harapan warga kampung seni klakahrejo

Setelah penutupan lokalisasi Klakahrejo terlaksana, warga yang terimbas dampak dari penutupan lokalisasi tersebut harus mulai bangkit kembali dengan keahlian atau kemampuan yang dimilikinya, baik ilmu yang sudah didapatkan dari Pemerintah Kota Surabaya ataupun ilmu yang didapat secara mandiri/otodidak, dan untuk menghapus citra jelek dimasa lampau yaitu julukan Kampung esek-esek, maka pengurus kampung Klakahrejo bersama dengan Pemerintah Kota Surabaya melalui Kelurahan dan Kecamatan membuat nama untuk Klakahrejo RW.09 menjadi Kampung Seni, yang mana didalam Kampung Klakahrejo terdapat beberapa kegiatan warga, yang mana kegiatan tersebut untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar, adapun beberapa kegiatan unggulan yang ada di Kampung Seni Klakahrejo RW. 09 sebagai berikut :

  1. Sanggar Musik Angklung
  2. Sanggar Tari Rumah Ilmu
  3. Sanggar Lukis Rumah Ilmu
  4. Rumah Belajar (Rumah Ilmu)
  5. Rumah Layang-layang
  6. Seni Kuda Kepang
  7. UMKM Manik-manik
  8. UMKM Batik Moroseneng
    sanggar tari rumah ilmu dan umkm manik-manik

Sebelum pandemi Covid-19 datang melanda, semua kegiatan yang ada di Kampung Seni Klakahrejo berjalan lancar, dan sebagian anak-anak muda sudah mulai meninggalkan kebiasaan buruk dimasa lalunya namun karena adanya pandemi dan kebijakan pemerintah, akhirnya beberapa kegiatan Sanggar Tari, Lukis, Rumah Belajar, dan Musik Angklung sempat terhenti (fakum), dan kini setelah pandemi sudah mulai berangsur-angsur menghilang, warga berupaya untuk bangkit lagi dan sangat membutuhkan bantuan dari Pemerintah Kota Surabaya melalui Kelurahan untuk segera memanfaatkan lahan-lahan eks lokalisasi yang sudah dibeli oleh Pemerintah Kota Surabaya untuk kegiatan warga supaya roda perekonomian Kampung Seni Klakahrejo bisa bangkit lagi, dan kepada Bapak Mualim, S.E selaku Lurah Kandangan harapan itu kami sandarkan, semoga semua bisa lekas terlaksana...salam informasi@kimkandangansejahtera


ADA APA DI KAMPUNG MACO

Kandangan_Istilah Maco merupakan suatu gambaran atau sebutan bagi anak laki-laki/anak cowok yang mempunyai fisik sempurna dan tampan, serta bertanggung jawab. Namun di wilayah Surabaya Barat tepatnya di desa Tengger RT.02/RW.6 Kelurahan Kandangan, Kec.Benowo ada suatu kampung yang mana kampung tersebut mempunyai sebutan dengan Kampung Maco, dan ternyata di dalam Kampung Maco tersebut tidak seperti apa yang kita bayangkan, dimana dalam bayangan kita setidaknya dalam Kampung Maco terdapat banyak anak laki-laki/anak cowok di dalamnya, namun yang banyak terlihat dalam Kampung Maco adalah pohon mangga, dimana hampir di setiap rumah pasti ada pohon mangganya.

Menurut Abah Rudi, sebutan Ketua RT.02/RW.06 Kelurahan Kandangan menceritakan, kenapa kampungnya diberikan nama atau sebutan dengan Kampung Maco?, sebutan Kampung Maco merupakan kepanjangan dari Mangga dan Cocodama, sesuai dengan sebutannya Kampung Maco, warga RT.02 khususnya ibu-ibu kader memanfaatkan banyaknya pohon mangga yang sedang berbuah dalam kampungnya untuk diolah dan di manfaatkan serta di jadikan bahan olahan kue atau makanan ringan yang selanjutnya di jual melalui UKM yang ada didalam Kampung Maco, adapun macam-macam olahan dari hasil panen pohon manga Kampung Maco sebagai berikut : 

  • Puding Mangga
  • Dodol Mangga
  • Cake Mangga
  • Selai Mangga
  • Jus Mangga
  • Sirup Mangga
  • Permen Daun Mangga
  • Kripik Kulit Mangga

bapak & ibu ketua rt.02/rw.06 kel. kandangan

Sedangkan untuk Cocodama adalah suatu kegiatan menanam tumbuhan untuk membuat tanaman hias dengan media tanam bola, atau bisa juga disebut dengan bola lumut, untuk membuat tanaman dengan sistem cocodama sangat mudah dilakukan dan tidak membutuhkan media yang banyak, metode bertanam ini sudah lama di kenal di Negeri Sakura (Jepang), hasil dari kerajinan ini sangat bagus untuk hiasan dalam rumah tangga, dan sangat pantas untuk diletakkan diatas meja dan biasannya ditaruh diatas piring, dari hasil kegiatan menanam dengan metode Cocodama bisa dijual per tanaman Rp. 20.000, selain dijual tanaman tersebut bagus juga digunakan sebagai cindera mata, seperti yang dilakukan oleh PKK Kelurahan Kandangan ketika mendapat kunjungan dari PKK Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat pada tanggal 5 Oktober 2019 dalam rangka Study Banding, jenis-jenis tanaman yang bagus digunakan untuk tanaman hias Cocodama adalah :
  • Tanaman Pakis
  • Tanaman Sirih Gading
  • Tanaman Janda Bolong, dll

tanaman hias cocodama buatan warga kampung maco

Selain kegiatan tersebut diatas, warga RT.02/RW.06 Kelurahan Kandangan yang di pimpin oleh Abah Rudi juga mempunyai kegiatan untuk memilah sampah (sampah organik dan non organik) yang selanjutnya akan di kumpulkan di bank sampah, sedangkan untuk sampah basah yang didapat dari sisa-sisa makanan akan dimasukkan kedalam drum plastik yang sudah dimodifikasi, dan setelah beberapa hari sampah basah dimasukkan kedalam drum, selanjutnya airnya diambil untuk dijadikan pupuk, dengan tambahan beberapa bahan yang mudah didapat (gula merah) selain dijadikan pupuk air limbah tersebut juga bisa diolah untuk dijadikan minyak pijat ketika capek-capek, untuk membersihkan kerak kamar mandi, mengatasi WC yang mampet dll.

Kegiatan pengolahan limbah tersebut disiapkan ibu-ibu kader Kampung Maco dalam rangka untuk mengikuti Lomba Program Kampung Iklim (Proklim), yang diadakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun ini (2022), dengan adanya kegiatan bank sampah dan Lomba Proklim Kampung Maco semakin tambah bersih, karena semua limbah rumah tangga tidak ada yang terbuang sia-sia, semua limbah di manfaatkan dengan sebaik-baiknya dan bisa menghasilkan rupiah, serta meningkatkan ekonomi dan UKM warga sekitar RT.02/RW.06 Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo....salam informasi@kimkandangansejahtera.













BAZAR ROMADHON 2022

Kandangan_Bulan Romadhon adalah bulan Suci bagi umat Islam Sedunia dan bulan yang penuh berkah bagi kita semua khususnya para pelaku UMKM.

Pada hari Minggu/24 April 2022, tepatnya didalam bulan puasa Minggu ketiga, bertempat di halaman Kel.Kandangan mulai pukul 15.00 wib s/d selesai diadakan Bazar Romadhon yang diadakan oleh Kelompok Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur - Surabaya yang kebetulan di bulan Romadhon ini melaksanakan program KKN TEMATIK MBKM di wilayah Kel.Kandangan.

Dalam pelaksanaan Program KKN pada tahun ini, Kelompok KKN UPN “Veteran” Jawa Timur - Surabaya yang di Komando oleh Saudara Muhammad Nidhom Ari Wijaya beserta 8 teman-temannya membawa beberapa program diantaranya :

  1. Branding UMKM
  2. Skema Desa Wisata & Edukasi Desa Wisata

Dalam membranding UMKM yang ada di Wilayah Kelurahan Kandangan Para Mahasiswa mengadakan kegiatan Bazar Romadhon, selain mengadakan kegiatan Bazar Romadhon para Mahasiswa juga  mengkoordinasi pengumpulan buku dan pakaian layak pakai, dan setelah terkumpul buku dan baju layak pakai tersebut rencananya akan disalurkan ke Yayasan Panti Asuhan yang ada di sekitar Kel. Kandangan. dalam acara Bazar Romadhon tersebut juga di adakan pembagian sembako untuk warga Kel. Kandangan, dalam memeriahkan acara Bazar Romadhon tersebut di undang pula kesenian Kuda Lumping 'Bayu Seto' yang dimainkan oleh pemuda-pemuda Klakahrejo Kel.Kandangan.

foto bersama mahasiswa upn "veteran" jatim-surabaya with crew kuda lumping bayu seto

Dalam bincang-bincang dengan ketua KKN Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur - Surabaya Saudara Muhammad Nidhom Ari Wijaya mengatakan "bahwa kegiatan KKN yang dipimpinnya kali ini akan mengangkat UMKM yang ada di wilayah Kel.Kandangan, selain itu sang ketua KKN juga membuat tempat Spot Foto dilokasi telaga cinta jugrug Kel.kandangan, pembuatan Spot Foto tersebut bertujuan untuk lebih meningkatkan UMKM yang ada di sekitar Telaga Cinta Jugrug Kel. Kandangan, dalam mewujudkan itu semua Ketua KKN membuat Skema Desa Wisata serta akan membranding UMKM yang ada di wilayah Kel.kandangan, dan selama 3 bulan para mahasiswa akan bekerja dengan sekuat tenaga dan penuh kesabaran untuk mewujudkan itu semua.

mahasiswa upn "veteran" jatim-surabaya with staf kel.kandangan & ibu-ibu pkk

Semoga semua kegiatan KKN Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur – Surabaya berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan dan bisa bermanfaat untuk warga sekitar khususnya warga Jugrug Kel. Kandangan, @kimkandangansejahtera

WARGA KELURAHAN KANDANGAN LAWAN COVID-19 DENGAN PENYEMPROTAN DISINFEKTAN SECARA SWADAYA

ketua rt (kaos putih) bersama pengurus kampung mempersiapkan cairan disinfektan

Kandangan_Mendengar kata covid-19 sudah dapat dibayangkan bahwa virus ini sangat berbahaya bagi manusia dan menghantui semua orang di seluruh dunia, untuk mencegah penyebaran virus tersebut warga Kelurahan Kandangan eks Lokalisasi besatu padu untuk melakukan penyemrpotan cairan disinfektan secara swadaya.
Walaupun Pemerintah Kota Surabaya beberapa minggu lalu telah melakukan penyemprotan, namun warga secara swadaya tetap melakukan penyemprotan lagi dengan sasaran seluruh rumah warga yang dilakukan oleh pengurus kampung pada hari minggu/5 April 2020, pukul 07.00 s/d selesai.
Usaha ini merupakan bentuk kepedulian yang dilakukan oleh pengurus kampung untuk membantu pemerintah dalam memerangi covid-19, dengan adanya penyemprotan secara swadaya membuat warga terasa terlindungi.
bunda sulis membagikan masker dari alumni smkn 5 surabaya
Disamping melakukan penyemprotan cairan disinfektan, pada hari yang sama warga juga mendapat bantuan masker dari Bapak Dedi Alumni SMKN Pembangunan 5 Surabaya (STEMBA) angkatan '99, bantuan tersebut dibagikan oleh bunda Sulis kepada warga sekitar atas permintaan donatur, semoga dengan kegiatan minggu ini warga Kelurahan Kandangan bisa terhindarkan dari serangan covid-19.....salam informasi!@kimkandangansejahtera

REZEKI DIBALIK COVID-19

masker berbahan kain katun
Surabaya_Penyakit Koronavirus 2019 dalam bahasa Inggris:Corona VIrus Disease 2019, disingkat COVID-19, adalah penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2, salah satu jenis koronavirus, penyakit ini mengakibatkan pandemi koronavirus 2019–2020.
Virus ini telah menghantui banyak manusia serta berhasil mencuri perhatian dunia kesehatan dan telah banyak membuat keresahan, dan tiap hari pemerintah bersama masyarakat bahu membahu berusaha melawan tumbuh kembangnya Covid-19 dengan berbagai cara, dari penyemprotan cairan disinfektan sampai pembagian wedang pokak dan telur rebus upaya untuk meningkatkan stamina tubuh, yang mana dipercaya bisa menangkal covid-19.
proses pembuatan masker

Dibalik teror kekejaman covid-19 yang sedang booming ini, ternyata covid-19 juga membawa berkah bagi pelaku UMKM yang ada diwilayah Kel.Kandangan khususnya para penjahit, Pemerintah Kota Surabaya melalui Bapak Camat Benowo dan Bapak Lurah Kandangan memberikan pekerjaan kepada UMKM yang ada di wilayah Kelurahan Kandangan untuk membuat masker, yang mana masker pada saat ini sangat dibutuhkan untuk melawan penyebaran covid-19  
dua pilihan masker
Semoga dengan pemesanan masker ini bisa membawa berkah bagi UMKM yang ada di eks Lokalisasi dan menjadikan UMKM diwilayah Kel.Kandangan semakin berkembang....salam informasi@kimkandangansejahtera 

COCODAMA/KOKEDAMA ALA PKK KEL.KANDANGAN



 Kandangan_Ada banyak cara orang untuk memodifikasi tanaman biar kelihatan lebih bagus, seperti halnya tanaman-tanaman hias atau tanaman bonsai, kali ini PKK Pokja.I – IV Kel.Kandangan dengan sangat antusias mengikuti pelatihan bercocok tanam dengan metode hidroponik ala jepang atau yang disebut Cocodama/Kokedama.
Kokedama adalah teknik menanam tumbuhan dengan media tanam bola tanah atau bola lumut. Cara membuat dan merawat kokedama sangat mudah dilakukan, sehingga dapat menjadi alternatif solusi untuk mempercantik hiasan rumah, Kokedama adalah gabungan dari kata “koke” dan “dama”. Koke artinya moss atau lumut. Dama artinya bola. Jadi secara bahasa Kokedama artinya “bola lumut” atau “moss ball”. Media tanam yang digunakan adalah moss dan umumnya tanaman diletakkan di piring/tatakan atau digantung.
peserta pelatihan sangat antusias
Kegiatan yang dilaksanakan pada hari senin/7-Oktober-2019 itu dimulai dari pukul 11.00 wib s/d selesai, dan bertempat di rumah Ibu Rudi selaku Ketua PKK RT.02/RW.06 Kel.Kandangan dan juga sebagai pemberi pelatihan, selain dihadiri oleh PKK Pokja.I – IV acara tersebut dihadiri pula oleh Staf Kel.Kandangan dan Staf Kec.Benowo.

peragaan proses perajutan
Metode bercocok tanam dengan cara Kokedama tersebut sebenarnya sudah tidak asing lagi di Negeri Sakura, karena metode ini dirasa cukup mudah dan hasilnyapun sangat bagus maka tidak ada salahnya Ibu-ibu PKK Kel.Kandangan mulai mengembangkan metode ini, dan hasilnya juga bisa dijual untuk menambah penghasilan, untuk harga jualnya +/-20.000 perbunga dan pada hari sabtu 5-Oktober-2019 hasil karya ini sudah di jadikan Cindera Mata untuk PKK Kab.Mamuju Tengah ketika melaksanakan study banding ke Wil.Kel.Kandangan – Kec.Benowo – Surabaya.



Adapun jenis tanaman yang bisa digunakan untuk Kokedama adalah
§  Sirih gading (Epipremnum aureum)
§  Janda bolong (Monstera obliqua)
§  Sukulen
§  Begonia
§  Pakis
§  Lily Paris (Chlorophytum comosum).............@kimkandangansejahtera

hasil akhir sentuhan tangan dingin pkk kel.kandangan



ORDER MELIMPAH KERUPUK BAWANG ISTIMEWA


klakahrejo_Desa Klakahrejo-Kel.Kandangan dulunya adalah desa yang dikenal dengan kampung esek-esek, karena sebagian besar tempatnya digunakan untuk usaha hiburan malam atau lokalisasi prostitusi, namun sekarang Klakahrejo - Kel.Kandangan telah banyak berubah baik dari segi sosial dan usaha, paskah penutupan lokalisasi beberapa tahun yang lalu kini warga Klakahrejo-Kel.Kandangan mulai membuka usaha-usaha kecil/home industri atau yang banyak dikenal dengan sebutan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah).

krupuk bawang istimewa (gurih)
Sedangkan UMKM sendiri merupakan usaha yang sedang berkembang dan merupakan tulang punggung bagi masyarakat kecil pada umumnya, diklakahrejo sendiri sekarang sudah mulai banyak UMKM bermunculan seperti : Sambal Barkla, Sari Kedelai, Batik Moroseneng, Layang-layang, Kerupuk Bawang dan masih banyak yang lainya.Kali ini UMKM Kerupuk Bawang Istmewa Ny.Purwito kebanjiran order dari warung-warung yang ada disekitar kelurahan kandangan, kerupuk bawang istimewa ini rasanya sangat gurih serta harganya dan terjangkau dan dijamin halal, cocok untuk cemilan dikala santai ataupun untuk teman makan.....bagi yang berminat silahkan hubungi.......@kimkandangansejahtera





Rumah Layang-layang kebanjiran order

menyelesaikan layang-layang hingga larut malam
Klakahrejo_Bermain layang-layang merupakan salah satu seni budaya yang kini berkembang di berbagai negara. Membuat layang-layang dan kemudian memainkannnya memang memiliki seni tersendiri, dan juga membutuhkan keahlian khusus, 
Cak leho pemimpin rumah layang-laayang
Berawal dari kesenangan dimasa lalu dan akhirnya kini setelah lokalisasi moroseneng  resmi ditutup oleh Pemerintah Kota Surabaya, Cak leho dengan kemampuannya akhirnya mengembangkan keahliannya untuk membuat layang-layang dengan ukuran besar atau dengan nama lain sawangan atau sowangan, kali ini cak leho mendapat pesanan dari pemerintah kota surabaya untuk membuat layang-layang sebanyak 20 buah untuk dijadikan hiasan kota Surabaya dengan bahan yang bukan semestinya, bahannya bukan dari bambu dan kertas, melainlan bahan rangkannya terbuat dari betoneser/besi cor, sedangkan untuk kertasnya diganti kain parasit dengan warna yang mencolok, untuk menyelesaikan pekerjaan ini cak leho membutuhkan waktu kurang-lebih 2 hari hingga larut malam dengan dibantu oleh kerabat dan juga teman atau warga sekitar, alhasil pesanan tersebut bisa terselesaikan dengan tepat waktu, semangat buat cak leho beserta crew, semoga kedepan pesanan cak leho semakin banyak dan bukan dari surabaya saja yang memesan...... tetap semangat warga eks lokalisasi....maju terus dan bangkitlah dengan kemampuan yang kalian milikki.... @kimkandangansejahtera_salaminformasi
kerja team untuk menyelesaikan sebuah layang-layang

Bakti Sosial Terintegrasi

Kunjungi, Saksikan dan Ramaikan
Catat tanggalnya & ingat-ingat harinya
3 Mei 2019 (Jum'at) - 06.00 s/d selesai
KLAKAHREJO Gg.LEBAR-KEL.KANDANGAN 

Pembahasan Konsep Kampung Kreatif dan Seni Eks Lokalisasi

Sememi_Dalam rangka menghadapi era globalisasi dan persaingan dagang khususnya di dunia industri rumah tangga, serta untuk meningkatkan SDM warga eks lokalisasi klakahrejo (moroseneng) pihak Pemkot melalui Kecamatan dan Kelurahan bersama warga membuat konsep pemberdayaan ekonomi, khususnya diwilayah eks lokalisasi.
kali ini Bapak.Camat Benowo Muslich Hariadi, S.Sos dan Bapak Lurah Kandangan Heri Sumargo,SE bersama warga yang mempunyai Ukm berembug untuk  menentukan konsep kampung kreatif dan seni, yang dilaksanakan di ruang kerja Bapak Camat Benowo, 27/10/18 dari mulai pukul 14.15 wib s/d selesai.
Dalam rembug tersebut Bapak.Camat dan Bapak.Lurah berpesan kepada warga agar jangan sampai bosan untuk berkarya, khususnya warga klakahrejo kel.kandangan yang mempunyai ukm unggulan: batik moroseneng yang sudah melayani pemesanan dari fatayat NU dengan harga 175 per stel, sambal barkla yang baru dapat pemesanan dari pemkot surabaya untuk dikirimkan ke korban gempa palu - donggala,  usulan dari bunda sulis selaku kepala tk dan sekaligus bunda paud di wilayah rw.09 kel.kandangan, untuk akses masuk ke kampung kreatif dan seni tembok dikasih lukisan mural serta pemasangan plakat & peta wilayah untuk menuju ke rumah-rumah ukm yang ada didalam kampung kreatif dan seni seperti : Rumah Ilmu, Rumah Kreatif, Rumah Layang-layang, Kerajinan tangan Borci, sedangkan  Bapak Lurah meminta untuk rumah kreatif dibuka tiap hari dengan menampilkan hasil dari ukm, sedangkan untuk Bapak Camat akan berkoordinasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) dalam hal ini sebagai Dinas  yang menangani tentang  kesejahteraan warga.(@margo_kimkandangansejahtera)

Sambal Barkla Kebanjiran Order


Klakahrejo - Sambal adalah istilah besar yang dalam kuliner Indonesia merujuk pada saus pedas. Secara garis besar, sambal berbahan utama cabai yang dilumatkan sehingga keluar kandungan sari cabe dan ditambah bahan-bahan lain seperti garam dan terasi.

Kali ini UKM Sambal Barkla yang ada diwilayah RW.9 Kel.Kandangan minggu ini lagi banjir pesanan, pesanan tersebut datangnya dari Pemkot Kota Surabaya untuk bantuan korban Gempa Tsunami  Palu Donggala, pesanan yang tidak sedikit jumlahnya tersebut harus diselesaikan dalam waktu 2 hari, dengan durasi waktu yang sangat singkat tersebut, UKM Sambal Barkla memberdayakan tenaga warga sekitar untuk membantu pekerjaan pemesanan, agar pemesanan tersebut bisa selesai tepat waktu.

Sambal Barkla yang sudah teruji rasanya tersebut bisa bertahan hingga sampai kurang lebih 3 minggu, dan tanpa bahan pengawet, serta harga yang relatif murah-meriah...(@margo_kim)


Road Show Pahlawan Ekonomi

Acara Road Show Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda/Sabtu, 6-Oktober-2018, yang bertempat di Lapangan Asapat berjalan dengan lancar, acara yang dimulai pukul 14.00.wib tersebut dimeriahkan dengan Lomba Yel-yel dari tingkat sekolah dasar hingga ibu-ibu kader PKK, dan tak kalah heboh lagi ibu-ibu guru tk sekec.benowo juga hadir untuk memeriahkan lomba yel-yel tersebut, dan tanpa disadari ternyata group yel-yel dari ibu guru tk memenangkan lomba yel-yel tersebut. dalam acara road show pahlawan ekonomi dan pejuang muda surabaya ini, warga kelurahan kandangan mengeluarkan produk ukm unggulan yang dimiliki. dan yang paling seru adalah penampilan senam tiga pilar, senam yang melibatkan aparat keamanan, dan warga. (@margo.kim)
juara.1 Lomba yel-yel

Semangat Warga Kampung Keatif & Seni dalam mengerjakan pemesanan Mahkota dari manik-manik

Seiring dengan semakin berkembangnya Informasi terkait dengan kegiatan di Kampung Kreatif dan seni maka semakin bertambah pula segala jenis pesanan produk-produk yang dihasilkan oleh warga di Kampung Kreatif dan seni, salah satunya yaitu pesanan mahkota yang dikerjakan oleh para Ibu-ibu rumah tangga di wilaayh Kampung Kreatif dan seni yang dulunya secara langsung merasakan dampak dari penutupan lokalisasi

Kini warga Kampung Kreatif dan Seni (warga eks lokalisasi Moroseneng) tidak lagi merasa kesusahan dalam hal finansial. Mereka masih bisa memperoleh penghasilan dari bidang kreatif yang lainnya yaitu antara lain dengan pembuatan Sambal Barkla, Layang-Layang dan Mahkota. Pemesanan Mahkota semakin meningkat karena semakin banyak diketahui oleh orang banyak baik melalui jejaring Sosial media Facebook ataupun melalui grup-grup warga dan juga dipasarkan melalui event-event UKM yang sering diadakan oleh Pemerintah Kota di setiap acara PERTURA.

Pembuatan Mahkota ini digagas oleh Bapak Budi Wiyono yang juga merupakan guru tari yang banyak mengajar di beberapa sekolah selain mengajar menari beliau juga membuat kostum tari dan dikembangkan lagi dengan pembuatan mahkota dari manik-manik. Semakin banyak jenis kostum yang Bapak Budi Wiyono buat maka semakin banyak jenis Mahkota yang dibuat. Oleh karena semakin banyaknya pesanan maka Bapak Budi Wiyono mempunyai inisiatif ingin memberdayakan warga sekitar dengan usaha tersebut.
  
Berdasarkan wawancara dengan Bapak Budi Wiyono pada tgl 1 Oktober 2018“Saya memang memberikan kesempatan kepada ibu-ibu sekitar untuk ikut mengembangkan usaha ini, apabila mereka sudah bisa membuat sendiri maka saya yang akan membeli produk mereka”.

Semoga usaha pembuatan mahkota ini semakin meningkat sehingga bisa meningkatkan juga penghasilan warga Kampung Kreatif dan seni Klakahrejo (@srisulis.sKIM)

Batik Moroseneng


Batik Moroseneng
Proes pembuatan batik Moroseneng dengan cara cap/stempel



Yang ini bukan lagi ngerumpi....tapi lagi asik nyanting...💪💪💪...semangat
Ibu Walikota Surabaya sedang(Ibu Tri Rismaharini), meninjau stand pameran Batik Moroseneng di KAZA.........

Monggo Yang Berminat Bisa Hubungi segera..... mari dukung produk dalam Negeri Kita & kita lestarikan seni budaya batik Nusantara....

Handycrafts Boci


Karsa Membara
Hasil sentuhan tangan dingin Karang Taruna, RT.04/RW.IX "Karsa Membara" Klakahrejo-Kel.Kandangan Asuhan Bapak.Budi Wiyono. Monggo yang berminat bisa menghubungi _KIM.Kandangan Sejahtera_hasil kerajinan tangan boci ini sangat cocok untuk acecoris/perlengkapan tarian tradisional, buruan di order



































Terima Kasih Atas Kunjungannya di Blog Kandangan Sejahtera